I will share this mainly in Indonesian =)
I was really excited for this year PMPI.. Although I was not get chance to join the main event on March 20th and 21st, I am grateful enough for my chance to join the Pra-PMPI a week earlier. In my rayon, Setrasari, we are grateful to had Pdt. Hendra Rey as our speaker. He was only the main speaker for this year PMPI. Seven years ago, Pdt. Rey felt that God called him to go mission to China. Dengan gentar dan kepatuhannya, Pdt. Rey and istri pergi memenuhi panggilan Tuhan. He and his family were serving God to be a missionary in China for 7 years. I was in tears when hearing of his story.
the theme for Pra-PMPI is taken from John 6:1-13
"Apakah arti 5 roti and 2 ikan?"
kebanyakan dari kita sudah tahu cerita Yesus memberi makan 5000 orang hanya dengan 5 roti dan 2 ikan, tapi apakah aplikasinya dalam kehidupan misi kita... Pdt. Rey memberikan 3 poin.
1. Arti yang pertama: Meski kecil tetap di pakai
kita tahu bahwa secara logika 5 roti dan 2ikan itu tidak ada arti apa2nya untuk 5000 orang.
Di ayat ke 9, Andreas berkata kepada Yesus, "Di sini ada seorang anak yang mempunyai 5 roti jelai dan 2ikan, tetapi apakah artinya ini untuk orang sebanyak ini?"
Apakah Andreas salah? Apakah Andreas kurang beriman? I don't think so.. tapi Tuhan tetap bisa memakai yg kecil itu untuk menyatakan kuasanya... we will never know what God has in store for us.. mau kecil mau besar, setiap talenta, setiap waktu, setiap ability yg kita punya bisa menjadi berharga di mata Tuhan.
hanya.. ada 1 poin disini yang ditegaskan.. kita harus menyerahkannya kepada Tuhan. Kita tahu dengan pasti kalo 5roti dan 2ikan itu pastilah sangat berharga untuk anak kecil ini. Itu mungkin makan dia seharian or mungkin hanya itu yang dia punya.. tapi dengan penuh kerelaan hati, dia serahkan itu buat Tuhan. Dia memberi yang dia punya.. tidak peduli itu kecil ato besar.. Tuhan tetap pakai..
Pdt. Rey kasih true story.. Waktu pelayanan di China, he was very concern for his children's faith. Kita tahu bagaiman Christianity di China.. Pdt. Rey berusaha mencari informasi tentang Sunday School untuk pertumbuhan iman anak2nya.. lalu ada yang kasih informasi bahwa di suatu tempat, ada seorang anak remaja yang buka pos Sekolah Minggu. Lalu, Pdt. Rey datangi tempat itu dan dia kaget waktu tahu bahwa guru sekolah Minggunya adalah seorang gadis remaja berusia 11 tahun. Pdt. Rey menyebut gadis ini Elizabeth.
Elizabeth lahir baru ketika dia berumur 10 tahun. Pada saat lahir baru, Elizabeth bertekad menyerahkan seluruh hidupnya untuk dipakai Tuhan. Dia tidak punya apa2, dia hanya suka anak2 kecil. Elizabeth kemudian membuka pos sekolah minggu. Dia ajak anak2 kecil untuk main2 bersama dia.. lalu dia cerita tentang Tuhan Yesus dan di lanjutkan dengan activities lainnya.. 1 tahun sudah Elizabeth membuka pos Sekolah Minggu itu.. dan kini dia sudah punya 2 pos.. setiap Sabtu pagi dan Minggu pagi, Elizabeth mengajak anak2 kecil untuk bernyanyi memuji Tuhan, belajar Firman Tuhan dan bermain hanya untuk 1 jam saja.. Elizabeth, gadis berusia 11 tahun, dengan rela menyerahkan dirinya dan dia bisa dipakai Tuhan untuk jadi berkat..
"Meskipun kecil tetap bisa di pakai"
2. Arti yang kedua: Meski sedikit tetap diberkati
Dalam John 6:1-13 kita tahu bahwa Tuhan menerima pemberian anak kecil itu. Dalam ayat ke 11 kita lihat bagaimana Tuhan mengambil 5 roti dan 2 ikan itu. Dia mengucap syukur dan memberkati 5 roti dan 2 ikan itu.
Apa yang kita berikan.. Tuhan berkenan dan Dia akan pakai..
Tuhan tidak bilang pada Andreaa: ah 5roti sedikit amat.. apalagi 2 ikan.. sini saya multiply.. Tidak.. instead, Tuhan ambil dan Tuhan berdoa dan memberkati pemberian anak kecil ini...
Tuhan tidak melihat seberapa banyak anak ini memberi.. tapi Dia melihat kesungguhan hati anak ini.. begitu juga Tuhan melihat kesungguhan hati kita dalam hidup Kekristenan kita.. Tidak ada yg terlalu kecil bagi Tuhan.. dan tidak ada yg terlalu besar untuk kita tidak lakukan..
3. Arti yang ketiga: Meski sederhana tetap dihargai
Again, Tuhan tetap menerima pemberitan anak ini..
Dia menghargai setiap talenta.. setiap waktu.. setiap ability yang kita punya..
Pdt. Rey bercerita pada waktu dia melayani di China, ada seorang Nenek yang bertobat. Nenek ini bertekad untuk melayani Tuhan, tapi dia bingung karena dia tidak tahu harus bagaimana. Dia sudah tua, untuk belajar EE sudah tidak sanggup. Dia juga merasa bahwa waktunya sudah tidak banyak.
Lalu Pdt. Rey bertanya, "Apa yang nenek bisa lakukan?"
Dengan cepat nenek ini menjawab, "Saya bisa tersenyum."
Lalu Pdt. Rey melanjutkan, "Serahkan senyum itu kepada Tuhan."
Singkat cerita, Nenek itu kemudian membagikan kasih Tuhan lewat senyumnya.. Dia menyambut setiap orang yg datang dalam kebaktian. Di lingkungan tempat tinggalnya pun dia tersenyum menyambut tetangga yang lelah pulang kerja, ibu2 yang lelah mengasuh anak dan rumah tangga. senyum itu menjadi berharga... sampai pada satu hari Pdt. Rey dan nenek ini ditangkap pihak berwajib. Mereka dia masukan penjara selama 48hari. Mereka bukan di masukkan ke sel, tapi duduk di kursi selama 48hari. Tidak boleh melunjurkan kaki. Mereka di jaga oleh polisi dengan senjata di tangan (sementara orang yg maling ayam tidak di jaga seketat ini). Nenek ini dalam kelelehannya setiap hari tersenyum terhadap penjaganya, sampai2 penjaganya sungkan. Dia bertanya kenapa sih nenek ini senyum terus setiap hari.. lalu nenek ini menjawab, "Karena Tuhan Yesus selalu tersenyum sama saya, maka saya pun harus bagikan senyum itu kepada Anda." Lalu setelah 48hari, Pdt. Rey dan nenek ini di bebaskan, amazingly, penjaga ini bertobat.. Dia pun diselamatkan di dalam Tuhan.. How amazing.. a smile can save a soul..
Pdt. Rey menyimpulkan.. apakah arti 5roti dan 2ikan bagi hidup iman kita.. Tuhan melihat hidup kita.. apakah kita sudah memiliki kesungguhan hati untuk hidup bagi Tuhan.. untuk menyerahkan setiap talenta, waktu, ability.. sekecil apapun yang bisa kita berikan buat Tuhan.. yang kecil itu bisa menjadi berarti di mata Tuhan.. dan yang kecil itu pun Tuhan tetap pakai.. bukan masalah quantity yang kita berikan.. tapi hati kita.. kesungguhan dan penyerahan kita di hadapan Tuhan.. Pdt. Rey closed his sermon with another true story..
Di Australia ada seorang kakek yang bertobat dan percaya Tuhan. Seperti Nenek yang tadi, dia ingin sekali hidupnya menjadi berarti buat Tuhan. Tetapi kakek ini ga bisa apa2. Ngomong susah.. apalagi suruh PI.. untuk belajar EE pun sudah tidak sanggup. Lalu Kakek ini berdoa dan menyerahkan dirinya untuk dipakai Tuhan.. Tuhan pun bekerja sehingga kakek ini bisa menjadi berkat.. Bagaimana caranya??? Kakek ini hanya jalan2.. ketemu orang, menyapa, lalu berkata 2 kalimat saja: "If you don't believe in Jesus today, I go to heaven and you go to hell. Bye2" lalu kakek ini lari, karena dia takut di tanya macem2, dia ga bisa PI.. Dia lakukan itu setiap hari. Dia pergi ke pelabuhan, cari orang untuk di injili.. Suatu hari, dia berkesempatan untuk menginjili seorang saudagar kapal. Kakek ini ucapkan kalimatnya lalu lari.
Sepulang dari pelabuhan, saudagar kapal ini tidak bisa melupakan perkataan si kakek itu. Dia berpikir.. apa maksudnya.. dan bagaimana bisa kakek2 seperti dia yang aneh dan tidak ada apa2 masuk surga, sementara dia yang punya segalanya masuk neraka. akhirnya saudagar ini bertekad untuk mencari si kakek. Singkat cerita, saudagar ini pun berhasil menemukan si kakek. Lalu kakek ini pun membawa saudagar ini kepada orang di gereja untuk di follow up. saudagar ini pun percaya kepada Tuhan dan diselamatkan.. dan dia menyerahkan hidupnya untuk dipakai Tuhan. Dia adalah saudagar kapal yang menyerahkan kapal2nya untuk di pakai pengabaran Injil ke seluruh dunia...
WOW... hanya dengan 2 kalimat sajaaa...
So...
If you don't believe in Jesus today, I go to heaven and you go to hell.. Bye bye...
I am blessed.. are you???